Uncategorized

Kerusakan yang Disebabkan Banjir di Aceh Tenggara

Banjir sudah menjadi bencana alam yang sering menyerang Indonesia. Biasanya banjir terjadi di kota-kota besar seperti Jakarta yang disebabkan oleh air sungai yang meluap karena sumbatan sampah. Akan tetapi, banjir juga melanda bagian lain di Indonesia yaitu di Aceh bagian tenggara. Banjir di Aceh Tenggara terjadi pada tanggal 12 April 2017 di pagi hari. Banjir bandang yang melanda Aceh bagian Tenggara telah mengubah pagi hari yang seharusnya tenang menjadi penuh kepanikan dan kekacauan. Banjir bandang di Aceh Tenggara terjadi dalam skala besar. Ada 12 desa yang berada di tiga kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara yang diterjang oleh banjir bandang.

Menurut laporan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Aceh Tenggara, banjir di Aceh Tenggara telah menyebabkan kerugian properti yang besar karena ada 420 rumah yang rusak akibat terjangan banjir bandang. Faktor yang menyebabkan terjadinya banjir bandang di Aceh Tenggara adalah tingginya curah hujan yang mengguyur kabupaten tersebut selama beberapa hari. Hujan lebat di Kabupaten Aceh Tenggara mencapai puncaknya pada tanggal 11 April yang mana hujan lebat disertai angin mengguyur sejak sore hari hingga pagi hari. Hujan yang semalaman tidak berhenti mengguyur Kabupaten Aceh Tenggara mengakibatkan bertambahnya volume air di sungai. Sungai yang tidak mampu menampung debit air yang melonjak secara drastis akhirnya meluap ke 12 desa yang ada di Kabupaten Aceh Tenggara.

Berdasarkan data yang direkap oleh Pusdalops BPBA (Pusat Pengendali Operasi Badan Penanggulangan Bencana Aceh), banjir di Aceh Tenggara memang disebabkan oleh lonjakan volume air sungai dari daerah hulu sungai yang berada di pegunungan Leuser. Selain itu, kondisi geografis Kabupaten Aceh Tenggara yang dikelilingi oleh Taman Nasional Gunung Leuser turut menyebabkan banjir bandang terjadi di kabupaten tersebut. Apalagi beberapa tahun terakhir, ketidakseimbangan ekosistem di hutan yang ada di pegunungan Leuser semakin parah hingga menarik perhatian dari lembaga dunia WWF. Tidak heran jika keadaan ekosistem hutan di pegunungan Leuser yang semakin buruk menyebabkan bencana alam seperti banjir bandang dan tanah longsor terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara.

Banjir di Aceh Tenggara telah menyebabkan banyak kerusakan dan kerugian yang ditaksir mencapai miliaran Rupiah. Seluruh rumah yang ada di 12 desa di Kabupaten Aceh Tenggara mengalami kerusakan. Kerusakannya beragam. Ada rumah yang hanyut diterjang banjir bandang karena lemahnya fondasi rumah sehingga tidak bisa menahan arus deras banjir bandang. Sementara rumah yang fondasinya kuat tidak terbawa arus, hanya saja mengalami kerusakan yang parah. Banjir bandang yang menerjang Kabupaten Aceh Tenggara turut merusak fasilitas umum. Tercatat di tiga kecamatan tersebut, masjid, gereja, pasar, dan kantor pemerintahan tidak bisa berfungsi karena diterjang banjir bandang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *