profesi

5 Kesalahan Fatal Para Designer

Design mengacu pada ide kreatif yang mampu dihasilkan seseorang. Menjadi seorang designer biasanya dilatarbelakangi dari hobi dan bakat jiwa seni yang tinggi. Pada dasarnya setiap designer ingin menciptakan sebuah karya terbaiknya. Karya yang memang memberikan kombinasi ekspresi secara visual dan bahasa. Dengan tujuan hasil karya tersebut dapat memberikan informasi, bujukan, atau menjual produk atau jasa untuk kliennya. Dua peran yang dijalankan oleh seorang designer adalah sebagai pekerja seni dan komunikator. Pekerja seni artinya berkaitan dengan pemilihan warna, ilustrasi, layout, dan tipografi. Sedangkan komunikator berkaitan dengan visualisasi pesan verbal dengan jelas agar dapat dipahami audiens dengan mudah dan menyenangkan. Terdapat 5 kesalahan fatal yang terjadi para designer.

designer web

1. Mementingkan Ego

Dalam sebuah design estetika itu penting, namun designer tidak seperti seni murni yang memiliki kebebasan dalam berekspresi dan kreativitas. Ingat tugas designer menyampaikan pesan dan identitas yang bertujuan agar dapat memberikan informasi, membujuk, serta menjual. Bukan mengikuti keinginan hati tapi pemilihan strategi tepat agar mewujudkan kreativitas designer.

2. Design tidak bisa menyentuh secara psikis dari audiens

Artinya isi pesan yang ada dalam design tidak bisa diterima oleh audiens dengan mudah. Sehingga design gagal untuk membujuk audiens untuk bisa merasakan apa yang ada dalam design tersebut. Hal tersebut bisa terjadi karena designer kurang melakukan riset, analisa, brainstorming, dan strategi visual komunikasi. Pekerjaan mendesain tidak boleh dilakukan secara terburu-buru.

3. Kesalahan teknik mendesain

Beberapa kesalahan dalam mendesign sebuah visual mengakibatkan hasil karya menjadi berantakan bahkan sulit untuk dibaca. Contohnya pemilihan warna background yang terlalu rainbow terkadang membuat mata sakit. Selain itu penggunaan emboss dan shadow yang berlebihan.

4. Designer kurang paham kode etik profesinya

Designer juga memiliki aturan yang harus menjadi pedoman dalam menjalankan profesinya. Sebaiknya designer mematuhi kode etik yang ada agar lebih aman dalam menjalankan profesinya.

5. Kesalahpahaman memaknai profesi designer

Banyak orang yang mengaku seorang designer namun salah persepsi dalam mengartikan profesinya. Designer bukan hanya bisa menggunakan software. Design itu sebuah teknik penyampaian pesan atau ide melalui media visual. Orang yang bisa menjalankan banyak software belum tentu bisa mendesain dengan baik.

Seorang designer bukan hanya sebatas software namun memiliki tugas yang jauh lebih dari itu. Butuh pemikiran yang matang untuk bisa mengatur, memilih, dan membuat unsur dari design tipografi, gambar, warna yang tujuannya untuk mengomunikasikan sebuah informasi tau pesan. Jasa designer yang baik jarang menawarkan pembuatan karya desainnya dalam waktu yang singkat. Karena untuk bisa memvisualisasikan sebuah pesan butuh riset, analisa, dan strategi. Maka tak jarang bila jasa ini cukup mahal karena butuh intelektual dan jiwa seni yang tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *